INDUKSI MATEMATIKA
Siswa/i dapat mempelajari mengenai induksi matematika. Induksi matematika merupakan materi yang menjadi perluasan dari logika matematika. Logika matematika sendiri mempelajari pernyataan yang bisa bernilai benar atau salah, ekivalen atau ingkaran sebuah pernyataan, dan juga berisi penarikan kesimpulan.
Jenis Induksi Matematika
Sebagai ilustrasi dibuktikan secara induksi matematika bahwa .
- Langkah 1
untuk n = 1, maka :
1 = 1
Bentuk untuk n = 1 rumus tersebut benar.
- Langkah 2
Misal rumus benar untuk n = k, maka:
- Langkah 3
Akan dibuktikan bahwa rumus benar untuk n = k + 1. Sehingga:
Pembuktiannya:
(dalam langkah 2, kedua ruas
ditambah k + 1)
. (k + 1) dimodifikasi menyerupai
)
(penyederhanaan)
(terbukti)
- Bilangan bulat hasil pembagian
Suatu bilangan dikatakan habis dibagi jika hasil pembagian tersebut adalah bilangan bulat. Sebagai ilustrasi, dibuktikan secara induksi matematika bahwa habis dibagi 9.
- Langkah 1
untuk n = 1, maka:
= 27
27 habis dibagi 9, maka n = 1 benar.
- Langkah 2
Misal rumus benar untuk n = k, maka :
(habis dibagi 9)
(b merupakah hasil bagi
oleh 9)
- Langkah 3
Akan dibuktikan bahwa rumus benar untuk n = k + 1. Pembuktian:
kemudian dimodifikasi dengan memasukan
.
… akan habis dibagi oleh 9 (terbukti)
Pada modul e-learning ini, siswa/i juga dapat memahami ringkasan materi dan latihan soal-soal mengenai induksi matematika.
MATRIKS
Siswa/i dapat mempelajari mengenai matriks. Matriks adalah sekumpulan bilangan yang disusun berdasarkan baris dan kolom, serta ditempatkan di dalam tanda kurung. Nah, tanda kurungnya ini bisa berupa kurung biasa “( )” atau kurung siku “[ ]”, ya. Suatu matriks diberi nama dengan huruf kapital, seperti A, B, C, dan seterusnya.
Ordo dan Elemen Matriks
Matriks itu punya ukuran, guys. Ukuran matriks disebut ordo. Ordo matriks ini berdasarkan dari banyaknya baris dikali banyaknya kolom pada matriks. Jadi, kalo suatu matriks A memiliki m baris dan n kolom, maka matriks A tersebut berukuran (berordo) m x n. Supaya lebih sederhana, kita bisa menulisnya dengan Amxn.
Nah, masing-masing bilangan yang terdapat di dalam matriks disebut elemen matriks. Elemen-elemen matriks juga ada notasinya sendiri, lho. Kalo matriks dinotasikan dengan huruf kapital, maka elemen-elemen matriks dinotasikan dengan huruf kecil dan diberi indeks yang menyatakan letak baris dan kolomnya.
Misalnya nih, pada matriks A di atas, jumlah barisnya kan ada 5 dan jumlah kolomnya juga ada 5, maka ordonya adalah 5 x 5, atau bisa kita tulis A5×5. Lalu, untuk elemen-elemen matriks A bisa dinotasikan dengan aij, yang menyatakan elemen matriks A pada baris ke-i dan kolom ke-j.
Supaya kamu nggak bingung, langsung simak contoh di bawah ini aja, yuk!
Kita ambil contoh a11, a12, dan a54, seperti pada gambar.
- a11 menyatakan elemen matriks A pada baris ke-1 kolom ke-1, nilainya adalah 0.
- a12 menyatakan elemen matriks A pada baris ke-1 kolom ke-2, nilainya adalah 1.
- a54 menyatakan elemen matriks A pada baris ke-5 kolom ke-4, nilainya adalah 2.

