DINAMIKA ROTASI
Siswa/i dapat mempelajari mengenai dinamika rotasi.
Dinamika rotasi adalah ilmu yang mempelajari mengenai pergerakan benda yang berputar pada poros atau titik tumpunya.
Dinamika rotasi ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti massa, gaya, percepatan, kecepatan, torsi, dll. Dinamika rotasi ini sebenarnya menggunakan konsep Hukum II Newton, yaitu:
ΣF = m.a
Tetapi karena ia berotasi pada porosnya dan dipengaruhi oleh torsi, sehingga rumus dinamika rotasi menjadi:
Στ = I.α
Keterangan:
ΣF : resultan gaya (N)
m : massa/ukuran kelembaman (kg)
a : percepatan (m/s2)
Στ : momen torsi (Nm)
I : momen inersia (kgm2)
α : percepatan sudut (rad/s)
Ke depannya ketika elo mempelajari dinamika rotasi, maka elo akan menemukan rumus dengan bentuk baru dari gerak lurus atau translasi.
Jadi, elo tetap harus paham dulu mengenai gerak lurus yang mengikuti Hukum Newton.
Betul kan, dari gerak linear atau translasi itu rumusnya sama. Elo hanya tinggal menggantinya dengan lambang untuk dinamika rotasi.
Nah, kalo misalnya ada pertanyaan kayak gini: apa yang kamu ketahui tentang kesetimbangan dan gerak rotasi?
Kesetimbangan adalah adalah ketika suatu benda dianggap sebagai benda titik dengan ΣF=0. Artinya kesetimbangan adalah saat resultan benda bernilai 0 karena tidak ada gaya dan tidak ada torsi.
Sedangkan gerak rotasi, inget aja rotasi planet, jadi gerak rotasi adalah gerakan suatu benda terhadap sebuah titik pusat dan memiliki lintasan berbentuk lingkaran.
Pada modul e-learning ini, siswa/i dapat memahami ringkasan materi dan mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan dinamika rotasi.
FLUIDA STATIS DAN FLUIDA DINAMIS
Siswa/i dapat mempelajari mengenai fluida statis dan fluida dinamis. Fluida statis ialah fluida yang sedang berada dalam fase diam atau fluida yang berada pada kondisi tidak bergerak. Sedangkan fluida dinamis ialah fluida yang sedang dalam kondisi bergerak. Fluida dinamis merupakan fluida atau zat (cair dan gas) yang dapat bergerak. Sifat dari fluida dinamis antara lain menempati ruangan, memiliki gaya dorong, memiliki kecepatan aliran, dan memiliki koefisien kekentalan zat.
Rumus Fluida Statis dan Dinamis
1. Hukum Pascal
P = F / A
Dimana
- F = Besar Gaya (N)
- A = Luas penampang (m2)
- P = Tekanan Pascal (pascal)
2. Tekanan Hidrostatis
Ph = ρgh
Dimana
- Ph = Tekanan hidrostatis (J)
- ρ = massa jenis (kg/m3)
- g = gaya gravitasi (m/s2)
- h = kedalaman air (m)
3. Gaya Archimedes
Fa = ρgV
dimana
- Fa = Gaya ardhimedes (N)
- ρ = massa jenis (kg/m3)
- g = gaya gravitasi (m/s2)
- V = volume tercelup (m3)
4. Hukum Bernoulli
Tekanan + Ekinetik + Epotensial = konstan
P1 + 1/2ρv12 + ρgh1 = P2 + 1/2ρv22 + ρgh2
Dimana
- P = Tekanan (pascal)
- ρ = Massa jenis fluida (kg/m3)
- v = Kecepatan aliran fluida (m/s)
- g = gaua gravtasi (m/s2)
- h = ketinggian (m)
